Langsung ke konten utama

Jangan Mudah Mengkafirkan Sesama Muslim


Semoga Gak Mudah Menjadi Umat yang Mudah Mengkafirkan Sesama Muslim
Ada sebuah kisah,
Seorang lelaki dari Bani Israil (kaum Nabi Musa as.) bermaksiat -durhaka- kepada Allah SWt. selama dua ratus tahun, kemudian setelah itu dia meninggal dunia.
Karena kemaksiatannya yang sudah nggak rahasia lagi di mata kalangan Bani Israil, akhirnya lelaki yang meninggal tadi hanya di bungkus sehelai kain. Kemudian masyarakat langsung membuangnya ke tempat sampah.
***
Kemudian Allah SWT. memberikan wahyu kepada Nabi Musa as. untuk mengeluarkan lelaki itu dari tempat sampah dan disembahyangkan. Nabi Musa merasa heran dengan perintah Allah ini, Nabi Musa intruksi kepada Allah SWT., jika lelaki itu telah dipersaksikan oleh seluruh masyarakat Bani Israil bahwa dia telah durhaka kepada Engkau selama dua ratus tahun. Allah menjawab apa yang telah dikatakan oleh Nabi Musa dan kaumnya, Begitulah keadaan lelaki itu. namun ketika kitab taurot disebarkan di tengah-tengah mereka, dia melihat didalam Taurot ada nama Muhammad SAW., kemudian dia menciumnya (nama Muhammad), ditempelkannya di kedua matanya, dan berdoa atasnya. Karena itulah Aku (Allah) berterimakasih kepada lelaki itu. Dan Aku ampuni dosa-dosanya, serta Aku nikahkan dia dengan tujuh puluh pidadari (di Surga).
***
Sungguh dahsyat, hanya karena mencium nama Nabi Muhammad yang tertulis di Taurat, dosanya selama dua ratus tahun diampuni dan ditambahkan istri, tujuh puluh pidadari.
Bagaimana hal ini dilakukan oleh umat Nabi Muhammad, yang beriman, dan beramal shalih. Sungguh kedahsyatan Allah SWT. tiada bisa dinyana dan dibayangkan. Sholawat serta salam,  kami haturkan kepada engkau, wahai Sayede Muhammad SAW.
Fakta Mencengangkan - Semoga Gak Mudah Menjadi Umat Yang Mudah Mengkafirkan Sesama Muslim
Wallohu a`alam bisshowab.
Abu Nu`aim dari Wahab.
By Syemsudin .

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ASAL MUASAL TANAH JAWI

Asal Muasal Tanah Jawi              Inilah babad raja ditanah jawa,mulai dariNabi Adam,berputera Sis,Esis berputera Nurcahya,Nurcahya berputera Nurasa,Nurasa berputera Sanghyang Wening,Sanghyang wening berputera Sanghyang Tunggal,Sanghyang Tunggal berputera Batara Guru,Batara Guru mempunyai petera lima bernama Batara Samba,Batara Brama,Batara Maha Dewa,Batara Wisnu,Dewi Sri.Batara Wisnu menjadi raja dipulau Jawa bergelar Prabu Set.kerajaan Batara Guru ada di Sur Laya.              Batara Guru mempunyai “simpanan”puteri cantikdi negara Mendang.Niaatnya puteri tadi mau diangkat ke Surga serta mau dijadikan permaisurinya.Tatkala Batara Wisnu berkelanaia tertarik melihat puteri Mendang tadi.Batara Wisnu tidak tahu bahwa sebenarnya puteri tersebut sudah menjadi simpanan ayahnya,lalu diperistri.Hal itu membuat marah Batara Guru.Sanghyang Narada lalu diperintahkanun...

BAHASA SIMBOL(MAKNA BUNGA)

Bahasa Simbol (Makna Bunga) Mengenal Berbagai Simbol Penghormatan Dalam falsafah hidup Jawa, berbakti kepada kedua orang tua dan para leluhur yang menurunkan adalah suatu ajaran yang diagungkan. Orang Jawa yang memahami hakekat hidup, tentunya akan sangat memahami apabila kesuksesan lahir dan batin tak akan bisa diraih apabila kita menjadi seorang anak atau generasi penerus yang durhaka kepada orang tua dan para leluhur yang menurunkannya. Ungkapan rasa berbakti, tidak hanya diucapkan dalam ikrar doa-doa puji-pujian yang ditujukan kepada leluhurnya. Lebih dari itu, harus ada langkah konkrit sebagaimana telah saya posting dalam thread terdahulu dengan judul “ Membangun Laku Prihatin yang Pener dan Pas ” dan Hubungan Leluhur dengan Kembalinya Kejayaan Nusantara . Salah satu wujud konkrit rasa berbakti tersebut adalah berupa sesaji, yang dimaksud sebagai persembahan atas segala rasa hormat dan rasa terimakasih tak terhingga kepada para leluhur yang telah wafat yang mana semasa...

10 Filosofi Jawa

10 Filosofi Jawa, yang diajarkan oleh Kanjeng Sunan Kalijaga : 1. Urip Iku Urup (Hidup itu Nyala, Hidup itu hendaknya memberi manfaat bagi orang lain disekitar kita, semakin besar manfaat yang bisa kita berikan tentu akan lebih baik) 2. Memayu Hayuning Bawono, Ambrasto dur Hangkoro (Manusia hidup di dunia harus mengusahakan keselamatan, kebahagiaan dan kesejahteraan; serta memberantas sifat angkara murka, serakah dan tamak). 3. Suro Diro Joyo Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti (segala sifat keras hati, picik, angkara murka, hanya bisa dikalahkan dgn sikap bijak, lembut hati dan sabar) 4. Ngluruk Tanpo Bolo, Menang Tanpo Ngasorake, Sekti Tanpo Aji-Aji, Sugih Tanpa Bondho (Berjuang tanpa perlu membawa massa; Menang tanpa merendahkan atau mempermalukan; Berwibawa tanpa mengandalkan kekuatan; Kaya tanpa didasari kebendaan) 5. Datan Serik Lamun Ketaman, Datan Susah Lamun Kelangan (Jangan gampang sakit hati manakala musibah menimpa diri; Jangan sedih manakala kehi...